<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>JAGADketjil</title>
<link>http://aantsyah.multiply.com/</link>
<description>anak-anak yang melepas tawa dan tari-tarian&#x3C;br&#x3E;mengantar renungan tentang rupa-rupa
matahari-matahari: mereka membakar diri</description>
<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 07:09:53 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Tue, 10 Jun 2008 03:59:21 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>JAGADketjil</title>
<url>http://images.aantsyah.multiply.com/logo</url>
<link>http://aantsyah.multiply.com</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>Pantai Gesing yang permai</title>
<description>Kabupaten Gunung Kidul memiliki banyak pantai yang indah, salah satunya pantai Gesing yang terletak di kecamatan Panggang. Foto-foto ini diambil pada tanggal 8 Juni 2008. Sebenarnya aku dan kawan-kawan tidak sengaja &#x22;menemukan&#x22; pantai ini, kebetulan lewat dalam sebuah acara. Tapi memang gak rugi mampir di sini.</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/photos/album/9/Pantai_Gesing_yang_permai</guid>
<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 03:59:21 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>JIKA HIU ITU MANUSIA</title>
<description>&#x3C;font style=&#x22;BACKGROUND-COLOR: #ccffff; &#x22; size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; &#x201C;Jika Hiu itu manusia, apakah mereka akan bersikap lebih ramah pada ikan-ikan kecil?&#x201D; Tanya gadis kecil pada pak Kumis.&#x3C;/font&#x3E; &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;BACKGROUND-COLOR: #ccffff; &#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; &#x201C;Tentu saja&#x201D;, jawab pak Kumis. &#x201C;Jika hiu itu manusia, mereka akan membangun kotak-kotak yang kukuh untuk tempat ikan-ikan kecil di dalam laut. Di dalam kotak itu akan ditaruh berbagai jenis makanan, tanaman-tanaman serta hewan-hewan kecil juga. Ikan hiu akan menjaga agar kotak-kotak itu senantiasa berisi air yang segar, dan menjaga agar kesehatan selalu terjamin. Bila umpamanya ada seekor ikan kecil yang terluka siripnya, maka segera akan dibalut agar ia jangan sampai mati sebelum saatnya tiba.&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;TEXT-ALIGN: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;BACKGROUND-COLOR: #ccffff; &#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; Supaya ikan-ikan kecil tidak murung, secara berkala akan diselenggarakan pesta air meriah; karena ikan yang berbahagia rasanya lebih enak daripada ikan yang dirundung ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/journal/item/20/JIKA_HIU_ITU_MANUSIA</guid>
<pubDate>Fri, 30 May 2008 03:19:57 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Revrisond Baswir bicara tentang akar permasalah seputar kenaikan BBM </title>
<description>&#x26;nbsp; &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;LINE-HEIGHT: 14.4pt; mso-margin-top-alt: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; &#x22;&#x3E;Kenaikan harga BBM sebenarnya merupakan satu bagian kecil dari upaya&#x3C;br&#x3E;liberalisasi sektor migas di negeri ini. Lebih dari 40 perusahaan migas asing sudah mengantongi izin untuk&#x3C;br&#x3E;membuka 20.000 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh&#x3C;br&#x3E;Indonesia, dengan harga standar internasional.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Berikut ini perbincangan (dicuplik dari millis IRE)dengan Kepala Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan&#x3C;br&#x3E;Universitas Gadjah Mada Drs. Revrisond Baswir, M.B.A, yang ditemui dalam&#x3C;br&#x3E;Seminar Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Gedung DPR, Jakarta. Berikut&#x3C;br&#x3E;petikannya:&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;* Kenaikan BBM ini kedepannya akan berdampak seperti apa?&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;* Untuk mengetahui dampak kenaikan harga BBM, kita harus tahu persis latar&#x3C;br&#x3E;belakang dan motivasi. Kalau menurut pemerintah, latar belakangnya apakah&#x3C;br&#x3E;untuk mengoreksi yang tidak tepat sasaran, untuk menghemat konsumsi BBM,&#x3C;br&#x3E;termasuk untuk menghindari penyelundupan dan sebagainya. Saya kira itu&#x3C;br&#x3E;alasan yang dicari-cari, bukan penjelasan namun justru mengaburkan dari&#x3C;br&#x3E;motif sebenarnya. Alasan yang sebenarny...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/journal/item/19/Revrisond_Baswir_bicara_tentang_akar_permasalah_seputar_kenaikan_BBM_</guid>
<pubDate>Thu, 29 May 2008 06:31:46 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Geef mij maar nasi goreng</title>
<description>Lagu  unik, berkisah tentang makanan Indonesia, nasi goreng... 
Lagu berbahasa Belanda ini  dulu sering dipurar di RRI. 

Geef mij maar nasi goreng (beri saya nasi goreng)
Met een gebaken ei (dengan telur ceplok)
Met sambal en kroepoek (pakai sambal dan krupuk)
Met een goed glaas bier eerbij (tambah juga segelas bir)</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/music/item/68/Geef_mij_maar_nasi_goreng</guid>
<pubDate>Fri, 16 Nov 2007 04:13:34 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Take Five dari beberapa versi...</title>
<description>Take Five 

Won&#x27;t you stop and take 
A little time out with me 
Just take five 
Stop your busy day 
And take the time out 
To see if I&#x27;m alive 

Though I&#x27;m going out of my way 
Just so I can pass by each day 
Not a single word do we say 
It&#x27;s a pantomime and not a play 

Still, I know our eyes often meet 
I feel tingles down to my feet 
When you smile, that&#x27;s much too discreet 
Sends me on my way 

Wouldn&#x27;t it be better 
Not to be so polite 
You could offer a light 
Start a little conversation now 
It&#x27;s alright, just take five 
Just take five 

(Repeat all from 2nd verse on)
                                           
                                           ... thanks to Qistina</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/music/item/57/Take_Five_dari_beberapa_versi...</guid>
<pubDate>Thu, 8 Nov 2007 10:03:56 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Take five - Accordion</title>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/video/item/4/Take_five_-_Accordion</guid>
<pubDate>Thu, 8 Nov 2007 08:48:16 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title> Take Five 1976 Montreux 1986 - George Benson  </title>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/video/item/2/_Take_Five_1976_Montreux_1986_-_George_Benson_</guid>
<pubDate>Thu, 8 Nov 2007 08:30:16 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Take Five - Dave Brubeck</title>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/video/item/1/Take_Five_-_Dave_Brubeck</guid>
<pubDate>Thu, 8 Nov 2007 07:54:39 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>tak ada inspirasi hari ini</title>
<description>  tak ada inspirasi hari ini/&#x3C;br&#x3E;kata-kata retak, memantul mantul dalam ruang miskin oksigen/&#x3C;br&#x3E;dan menggurat senyum yang tak pernah menjadi hati, membongkah dalam iklan televisi/&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;ke mana rimbanya inspirasi ?&#x3C;br&#x3E;hanya bau terbakar/&#x3C;br&#x3E;yang menyusup dari masalalu ke masa entah apa&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/journal/item/15/tak_ada_inspirasi_hari_ini</guid>
<pubDate>Thu, 27 Sep 2007 05:08:02 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>bocah-bocah &#x26; ibune</title>
<description>Tak disangkal lagi, menjadi ibu itu memang repot. Apalagi untuk dua bocah yang bandel-bendel dan glidik kayak Hydra dan Divka. Tapi dalam banyak kesempatan mereka tampak kompak sekali seperti dalam foto-foto berikut. Foto-foto ini diambil di seputar Kawasan Ancol  pada tanggal 9 September</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/photos/album/6/bocah-bocah_ibune</guid>
<pubDate>Mon, 10 Sep 2007 04:42:21 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Memulai Hari</title>
<description>     &#x3C;font style=&#x22;color: rgb(51, 51, 255);&#x22; size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Seorang kawan bercerita;&#x26;nbsp; pagi ini dia mencoba bangun satujam lebih awal dari bisanya. Harapannya adalah agar dia bisa punya lebih bayak waktu untuk berkatifitas pada hari ini. &#x3C;/font&#x3E;  &#x3C;p style=&#x22;color: rgb(51, 51, 255);&#x22; class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Kawan ini mencoba untuk lebih rileks menjalani harinya. Seperti biasa dia memulai hari dengan menyeruput secangkir kopi instant, menghisap sebatang sigaret. Akan tetapi apa yang terjadi? Kopi dan sigaret ini terasa tidak senikmat biasanya. Dengan niat mau rileks tadi dia pun mencoba melupakan kejanggalan itu. Dia berjalan-jalan di halaman, melihat bunga-bunga. Aneh bunga-bunga pun terasa tak seindah biasanya. &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p style=&#x22;color: rgb(51, 51, 255);&#x22; class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Sekarang hatinya yang mulai terasa tidak enak. Dia melihat anak-anak berangkat sekolah, para tetangga yang berangkat kerja, para pedagang yang berlalu lalang. Sekian banyak manusia pagi itu tak satupun yang dikenalinya. Ini lebih aneh lagi pikirnya.&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p style=&#x22;color: rgb(51, 51, 255);&#x22; class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Yah, satu jam lebih awal untuk memulai hari, tapi justru keanehan yang dirasakan!&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p style=&#x22;color: rgb(51, 51, 255);&#x22; class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Aku bertanya kepadanya, apakah sebelumnya dia memang selalu me...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/journal/item/14/Memulai_Hari</guid>
<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 06:08:15 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Turis di kampung sendiri</title>
<description>Setelah sekian lama tidak mudik, tanggal 25-30 juli  lalu kami sekeluarga bertandang ke kampung halamanku di Bangka, Propinsi Bangka Belitung. Banyak hal yang berubah, tapi untunglah pantai-pantainya masih alami dan</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/photos/album/5/Turis_di_kampung_sendiri</guid>
<pubDate>Wed, 1 Aug 2007 04:37:28 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>mendadak ada dangdut</title>
<description>     &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: justify;&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;T&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;adi malam ada pentas seni anak-anak yang digelar di halaman tugu SO 1 maret Jogjakarta. Acara ini diselenggarakan oleh beberapa lembaga yang bekerja bersama anak-anak di kota&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Jogja. &#x201C;Pentas Seni Anak Kampung Jogja Masa Kini&#x201D; begitulah tajuk acara itu. Berbagai atraksi satu-persatu ditampilkan kelompok anak-anak dari beberapa kampong/komunitas.&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E; Ada&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E; tarian, nyanian, teater, dolanan anak,&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x3C;i style=&#x22;&#x22;&#x3E; dance&#x3C;/i&#x3E;, bahkan&#x26;nbsp; barongsai. Penontonnya pun cukup ramai dan antusias, karena setiap kampung/komunitas membawa supporter masing-masing. Akan tetapi, tiba-tiba saja muncul penampilan yang tidak terduga-duga, dua anak perempuan berusia 10-an tahun bernyani dangdut, membawakan lagu &#x201C;Sahara&#x201D;. Yang hebong, aksi panggung anak-anak itu sama persis dengan gaya Trio Macan dan penyanyi dangdut sejenis yang biasa melakukan gerakan sangat erotik. Penonton ada yang heran, terperangah, tapi ada yang larut dalam goyangan sang pedangdut cilik.&#x26;nbsp;&#x3C;br&#x3E; &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: justify;&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Panitia acara yang merasa &#x201C;tidak enak&#x201D; mengaku &#x201C;kecolongan&#x201D; de...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/journal/item/12/mendadak_ada_dangdut</guid>
<pubDate>Fri, 13 Jul 2007 05:15:55 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>The Swing Era</title>
<description>Sebenarnya alasanku meng-Upload musik/komposisi ini hanyalah agar terhindar dari resiko kehilangan atau kerusakan pada file tsb. Akan tetapi bila ada teman yang mau men-Download, mungkin juga gak apa-apa, toh ini &#x22;untuk kalangan sendiri&#x22; dan tidak ada motif komersialisasi.  Iya</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/music/item/26/The_Swing_Era</guid>
<pubDate>Mon, 18 Jun 2007 06:41:21 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>ANAKKU TOMBO ATIKU</title>
<description>Sebuah film karya Komunitas Srikandi Code, yakni komunitas ibu-ibu dari Kampung Juminahan Yogyakarta.
Film ini adalah kisah tentang mengasuh anak dan keseharian ibu-ibu di Kampung Juminahan. Ibu-ibu ini berupaya berbagi pengalaman mengasuh anak-anak mereka. Kasih sayang dan ketulusan cinta seorang ibu kepada anaknya adalah inti ceritanya.  Dalam kondisi hidup yang serba terbatas dan kurang menguntungkan ibu-ibu ini percaya bahwa jika mereka mengasuh anaknya dengan baik, maka anak-anak mereka akan bisa menjalani hidup lebih baik, jauh lebih baik dari hidup mereka saat ini. Hal yang cukup menarik dari filem ini adalah beberapa adegan membangunkan anak di waktu pagi  oleh para ibu yang kemudian diramu menjadi kasus yang menarik tentang sikap dan perlakuan orang tua terhadap anak-anak mereka.
Film berdurasi 30 menit ini adalah film pertama yang diproduksi oleh Komunitas ini lewat sebuah bengkel kerja Video Partisipatoris yang difasilitasi oleh AWI dan ETNOREFLIKA. Seluruh proses ini dise...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/reviews/item/5</guid>
<pubDate>Thu, 14 Jun 2007 05:01:52 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>DONGENG</title>
<description>      &#x3C;img class=&#x22;alignleft&#x22; src=&#x22;http://images.aantsyah.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RnELuwoKCrsAACisjEE1/dongeng.jpg?et=ZaoXb%2BQYSZHP%2Ct5vix4fAQ&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;&#x22;Kok dongengnya beda dengan yang di buku?&#x22;, tanya Divka (5 th) ketika menonton sinetron &#x201C;Dongeng&#x201D; episode &#x201C;Putri Salju&#x201D; yang ditayangkan di Trans TV beberapa waktu lalu.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;&#x201C;Bedanya apa?&#x201D;, aku malah balik bertanya.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;&#x201C;Ceritanya bukan pada jaman dahulu kala&#x2026;&#x201D; jawab Divka.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;Sekilas aku memperhatikan layar televisi, mamang cerita sineteron itu diadopsi dari dongeng Putri Salju, tetapi setting dan penokohannya betul-betul jaman sekarang, jauh dari kesan dongeng-dongeng pada umumnya.&#x3C;br&#x3E;&#x201C; Kalo bukan &#x27;jaman dulu&#x27;, emang kenapa ?&#x201D; tanyaku lagi.&#x3C;br&#x3E;&#x201C; Jaman sekarang kan enggak ada Peri dan Kurcaci&#x201D; jawab Divka.&#x3C;br&#x3E;&#x201C;Emangnya kalo jaman dulu, Peri dan Kurcaci itu benar-benar ada?&#x201D; Tanya ku lagi seenaknya.&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x201C;Ya enggak tau, namanya juga dongeng, Ayah &#x3C;i style=&#x22;&#x22;&#x3E;ki piye tho&#x3C;/i&#x3E;&#x2026;&#x201D; jawab Divka, juga seenaknya.&#x26;nbsp;&#x26;nbsp;&#x26;nbsp; Aku &#x3C;i style=&#x22;&#x22;&#x3E;ketawa&#x3C;/i&#x3E; sendiri, tapi terpaksa berfikir juga.&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Mungkin memang bukan tanpa alasan apabila dongeng-dongeng klasik selalu dimulai dengan &#x201C;pada jaman dahulu kala&#x201D;. Artinya hal-hal yang ajaib dan &#x201C;tidak masuk aka...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/journal/item/10/DONGENG</guid>
<pubDate>Thu, 7 Jun 2007 06:52:22 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>CAT STEVENS</title>
<description>Lagu bagus, kenangan masa Orientasi di Fakultas Sastra UGM tahun 1991

Morning has broken 

Morning has broken, like the first morning 
Blackbird has spoken, like the first bird 
Praise for the singing, praise for the morning 
Praise for the springing fresh from the world 

Sweet the rain&#x27;s new fall, sunlit from heaven 
Like the first dewfall, on the first grass 
Praise for the sweetness of the wet garden 
Sprung in completeness where his feet pass 

Mine is the sunlight, mine is the morning 
Born of the one light, eden saw play 
Praise with elation, praise every morning 
God&#x27;s recreation of the new day</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/music/item/11/CAT_STEVENS</guid>
<pubDate>Thu, 7 Jun 2007 04:14:08 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Selamat Datang di Jurusan Antropologi FIB UGM</title>
<description>sebagai alumni, tak ada salahnya  memasang situs resmi Antropologi UGM di sini, semoga bisa dibuka dengan sempurna, soalnya denger-denger suka</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/links/item/3/Selamat_Datang_di_Jurusan_Antropologi_FIB_UGM</guid>
<pubDate>Mon, 4 Jun 2007 05:23:06 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>ANAK YANG DITEMBUS PELURU &#x2026;</title>
<description>       &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: justify;&#x22;&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: justify; background-color: rgb(0, 0, 153); color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;Namanya Chairul Anwar, umur belum lagi empat tahun. Tapi dia sudah merasakan panasnya&#x26;nbsp; peluru tajam milik &#x26;nbsp;anggota marinir yang menyerbu desa mereka Alas Tlogo, hari Kamis 31 Mei yang lalu. Entah apa yang kini terlintas dalam benak anak yang sedang sekarat itu. Mungkin dia tidak memikirkan apa-apa, bahkan mengertipun tidak tentang benda yang kini bersarang di dada kirinya yang membuat dia sesak nafas dan nyeri ketika harus menggerakan tubuh sedikit saja. Yah, &#x26;nbsp;Apalagi berfikir tentang sengketa tanah yang melibatkan tentara brutal itu.&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;    &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: justify; background-color: rgb(0, 0, 153); color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;Aku membayangkan, pada usia segitu, ketika sedang sakit aku sering berfikir tentang SuperHero. Mungkin kini Chailrul Anwar juga sedang bermimpi &#x26;nbsp;tentang salah satu Superhero idolanya. &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;    &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: justify; background-color: rgb(0, 0, 153); color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;SuperHero memang gampang diingat karena mereka selalu mengenakan kostum menarik bergaya&#x26;nbsp; &#x201C;futuristik&#x201D; dengan warna-marna kuat dan tajam, yang mengesankan kegagahan. Selain itu, setiap superhero selalu memiliki logo yang khas, seperti st...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/journal/item/9/9</guid>
<pubDate>Mon, 4 Jun 2007 04:41:16 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Odong-odong</title>
<description>           &#x3C;p style=&#x22;text-align: justify;&#x22; class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/Rl@c4goKCrsAAGO8dyQ1&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignleft&#x22; src=&#x22;http://images.aantsyah.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Rl@c4goKCrsAAGO8dyQ1/odong.jpg?et=PGbEQj3%2CnKbUk3u7lkMSiA&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;font-family: georgia,times new roman,times,serif;&#x22; size=&#x22;2&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;Odong-odang, begitulah orang-orang menyebut alat bermain anak-anak ini. Sebenarnya alat ini adalah sebuah becak yang di modifikasi, di mana tempat duduk penumpangnya dirombak sedemikian rupa dengan &#x26;nbsp;diganti empat buah motor-motoran atau mobil-mobilan kecil. Setiap motor-motoran atau mobil-mobilan itu dibagian bawahnya ada semacam poros yang terhubung dengan gigi roda yang digerakkan oleh rantai yang terhubung dengan pedal becak. Dengan demikian, motor-motoran&#x26;nbsp; itu dapat begoyang berlahan naik turun seiring kenjotan si Bapak tukang odong-odong. Alat ini juga dilengkapi dengan tape recorder yang mengalunkan lagu-lagu anak-anak. Satu kali durasi lagu menandakan permainan selesai, dengan ongkos satu putaran&#x26;nbsp; Rp 500,-.&#x3C;/font&#x3E; &#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;Akan tetapi Hydra seringkali mendapat diskon dari si Bapak tukang odong-odong. Kadang-kadang &#x26;nbsp;hanya dengan membayar 1000, Hydra bisa naik odong-odong sampai empat lagu, mungkin karena sudah langganan, karena odong-odong ini paling sedikit dua ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/journal/item/8/Odong-odong</guid>
<pubDate>Fri, 1 Jun 2007 04:14:46 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>HUMANA   &#x3E;&#x3E; telepon:  (0274) 624778 &#x3E;&#x3E; humana@indosat.net.id </title>
<description>YLPS HUMANA adalah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dalam PERLINDUNGAN ANAK 

Tujuan Strategis  

Tujuan strategis dari aktifitas Humana yakni:  Terciptanya  Perlindungan Anak melalui penguatan layanan publik dengan berbasis partisipasi masyarakat.

Prinsip yang terkandung dalam tujuan strategis tersebut adalah mengaktifkan Negara, dalam hal ini Pemerintah, dalam upaya perlindungan anak dengan menempatkan masyarakat sebagai mitra kerja dan mitra jaringan. Dalam konteks program, kemitraan ini dilakukan seawal mungkin, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan dan evaluasi.

Ada tiga point yang menjadi fokus perhatian dalam mencapai tujuan strategis ini, yaitu (1) Perlindungan anak (2)  Layanan Publik,  dan (3) Inisiatif masyarakat.

Dalam kerja-kerja untuk Perlindungan Anak, asumsi yang digunakan adalah  bahwa anak adalah pihak yang memiliki hak-hak tertentu yang wajib dipenuhi oleh negara. Hak-hak tersebut meliputi Hak Sipil dan Kemerdekaan; Hak atas Peng...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/reviews/item/4</guid>
<pubDate>Thu, 31 May 2007 06:21:42 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>BAYU SI ELANG JAWA</title>
<description>BAYU SI ELANG JAWA 
Beberapa hari ini setiap mejelang tidur, Hydra (2 th) selalu minta dibacakan cerita &#x201C;Bayu si Elang Jawa&#x201D;. Tak tahu mengapa Hydra seperti tidak pernah bosan dengan certia itu setiap hari. Buku cerita bergambar dengan dua bahasa (Indonesia dan English) ini mengisahkan seekor Elang Jawa bernama Bayu yang ditinggal mati oleh orangtuanya akibat ulah pemburu. Di usia muda Bayu harus berusaha hidup mandiri di kawasan hutan di selatan Gunung merapi. Bayu berusaha belajar dari sekelilingnya, berusaha mandiri, hingga akhirnya di menemukan pasangannya bernama  Elza, lalu mereka pun berkembang biak. Menurut penerbitnya, dengan membaca buku ini kita dapat belajar bersama untuk mencintai satwa dan habitatnya serta menggugah kesadaran untuk bekerjasama dalam usaha penyelamatan lingkungan demi bumi dan generasi mendatang.
Buku Cerita bergambar setebal 32  halaman ini diterbitkan oleh Gerakan Peduli Lingkuan &#x201C;Hijau&#x201D; dan Wild Animal Rescue Center &#x201C;Jogja&#x201D;
Informasi tentang buku ini...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/reviews/item/2</guid>
<pubDate>Thu, 31 May 2007 05:00:32 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>My Son(s)</title>
<description>I think of Heaven
Each time I see you walking there
And as you&#x27;re walking I think of children everywhere
It&#x27;s in your star sign
You growing stronger
I can&#x27;t believe you
It&#x27;s so good to care
        (Jon Anderson)


Redyadivka Ariarafa, lahir tanggal 21 Februari 2002 di Yogyakarta. 
Re Hydra Al Kautsar, lahir tanggal 9 Februari 2005  di</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/photos/album/3/My_Sons</guid>
<pubDate>Wed, 30 May 2007 05:07:42 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Hydra di lapangan</title>
<description>minggu pagi di kawasan UGM bulaksumur yang makin ramai</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/photos/album/1/Hydra_di_lapangan</guid>
<pubDate>Wed, 30 May 2007 04:45:09 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Divka</title>
<description>         &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: justify;&#x22;&#x3E;&#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/Rl0LMwoKCrsAAHRhW2k1&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignleft&#x22; src=&#x22;http://images.aantsyah.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Rl0LMwoKCrsAAHRhW2k1/divka.JPG?et=6fyv%2CH%2BZX3c%2C4%2CfvmgPAaA&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E; &#x3C;/p&#x3E;&#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-family: Verdana;&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;Redyadivka Ariarafa lahir tanggal 21 Februari 2002 di Yogyakarta. Proses kelahirannya dibantu oleh teteh Ured, kakaknya istriku yang juga seorang bidan. Menurut istriku, dia akan lebih merasa tenteram apabila porses melahirkan yang pertama ini ditangani oleh tetehnya sendiri. Aku sih setuju-setuju saja, soal ukuran ketentraman itu &#x26;nbsp;memang terserah istriku, lagi pula itung-itung bisa iritlah, &#x201C;hemat hingga sembilan puluh persen&#x201D; he he eh.&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: justify; background-color: rgb(255, 255, 255); font-family: Verdana;&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;Sejak usia beberapa bulan, anak pertama kami ini terlihat sangat aktif, hampir tidak pernah diam. Sedang tidurpun selalu menggeliat (&#x3C;i style=&#x22;&#x22;&#x3E;ngolet&#x3C;/i&#x3E;, kata orang jawa) atau menendang-nendang kesana-kemari.&#x26;nbsp; Sebagai orang tua yang belum berpengalaman, kami mengkuatirkan hal ini. Oleh karena itu pada usia 1 tahun lebih&#x26;nbsp; Divka&#x26;nbsp; kami bawa ke bagian tumbuh-kembang anak di RS Sarjito untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan ternyata Divka normal-normal saja, hanya memang tergolong High Activity, jadi bukan Hyperactivity. Gejala Hyperaktiv sepe...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/journal/item/7/Divka</guid>
<pubDate>Wed, 30 May 2007 04:37:06 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Hydra</title>
<description>      &#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/Rl0NJAoKCrsAABjRP2c1&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignleft&#x22; src=&#x22;http://images.aantsyah.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Rl0NJAoKCrsAABjRP2c1/HYDRA%202005.jpg?et=yffKFeK4s9eJKGfd%2CzfwVQ&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;background-color: rgb(204, 255, 255); font-family: lucida sans unicode,lucida;&#x22; size=&#x22;2&#x22;&#x3E;Sewaktu mengandung anak kedua kami, istriku sempat di USG beberapa kali. Dokter yang menanganinya menyatakan bahwa calon bayi tersebut berjenis kelamin perempuan, dan akan lahir pada tanggal 9 Februari 2005. Seorang Paranormal yang ketemu secara kebetulan, juga meramalkan hal yang sama. Aku rasa, istriku sangat senang dengan pernyataan dan ramalan itu, sebab sepertinya dia memang mendambakan anak ke dua ini berjenis kelamin perempuan, sebab anak kami yang pertama laki-laki. Aku sendiri tidak terlalu berharap soal jenis kelamin, bukannya tidak percaya teknologi atau klenik, melainkan karena aku &#x26;nbsp;masih terngiang kata-kata yang jaman dulu sering diucapkan oleh Soeharto &#x201C;&#x3C;i style=&#x22;&#x22;&#x3E;laki-laki atau perempuan sama saja&#x3C;/i&#x3E;&#x2026;&#x201D; Ya, hanya kalimat itu yang sungguh aku ingat dan percaya dari mantan presiden yang satu ini. Meski begitu, aku kemudian&#x26;nbsp; memang menyiapkan nama anak perempuan buat anak kedua kami itu. Nama yang aku pilih adalah &#x201C;Lava Meravi&#x201D; Bagiku, dari rasa bahasanya, nama ini terdeng...</description>
<guid isPermaLink="true">http://aantsyah.multiply.com/journal/item/6/Hydra</guid>
<pubDate>Wed, 30 May 2007 04:35:54 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>